Jumat, 08 April 2011

kisah tiga anak babi

Suatu siang yang panasnya teramat panas, disebuah kelas yang ramai duduklah tiga anak babi di kursi pojok kelas itu dengan wajah yang membingungkan dan menegangkan. Entah apa yang mereka kerjakan saat itu di tengah-tengah kegersangan yang dialami warga seisi kelas itu. Salah seorang dari mereka memgang secarik kertas dan sebuah pena, dengan cermat dan asyiknya iya menggoreskan tinta pena itu di atas kertas putih suci yang kini ternoda oleh tinta yang ia goreskan di kertas itu. Kedua personil lainnya saling berdebat hebat, entah apa yang mereka debatkan di tengah kehangatan matahari siang itu. Setelah diselidiki lebih lanjut dan dengan melakukan pendekatan lebih dalam ternyata trio itu sedang membuat lirik lagu yang berjudul "KENTUT".


-nantikan kisah selanjutnya tentang kisah klasik tiga anak babi, dan lagunya yang berjudul kentut-


-mungkin ini gak penting dan gak nyambung, tapi ini bermakna-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar