Jumat, 08 April 2011

Gilas Shakhtar, Barcelona Tatap Semi-Final


Barcelona mengamuk di Nou Camp dan menyibak kans ke empat besar setelah menang telak 5-1 atas Shakhtar Donetsk.

Barcelona mengukir kemenangan telak atas Shakhtar Donetsk di Nou Camp. Menjamu tamunya itu, Los Blaugrana berpesta gol 5-1 dalam partai leg pertama perempat-final Liga Champions, Kamis (7/4) dinihari WIB.

Ada yang menarik dari laga ini. Kemenangan telak Barca tidak diwarnai dengan gol-gol yang dicetak para penggedor ulung mereka seperti biasanya: Lionel Messi-David Villa. Lima gol bersarang melainkan masing-masing dibagi rata melalui gol Xavi, Andres Iniesta, Gerard Pique, Dani Alves, Seydou Keita. Sementara satu gol dari Shakhtar dikemas Yaroslav Rakitskiy.

Torehan besar mencolok ini sedikit banyak sudah melapangkan jalan Barca ke empat besar, tetapi segalanya memang baru ditentukan ketika perjumpaan kedua di kandang Shakhtar.

Tak perlu waktu lama bagi Barca untuk membuka keran gol mereka. Di menit dua, Iniesta ciamik. Aksi striker Lionel Messi diteruskan oleh tendangan sang gelandang, bola pun tanpa bisa dicegah kiper lawan. 1-0 Barca memimpin.

Barca belum berhenti di babak pertama. Setengah jam lewat empat menit, sang pencetak gol pertama yang menjadi kreator terciptanya gol kedua. Menerima umpan tembusan Iniesta, Dani Alves mengoptimalkannya dengan sempurna lewat tendangan jarak dekat. Kedudukan 2-0 pun tidak bertambah lagi sampai kedua tim jeda minum.

Di interval kedua, dominasi Barca masih tak terpatahkan. Penguasaan bola yang condong mengarah ke Barca, membuat tim tamu hanya bisa pasrah "dipermainkan" sang tuan rumah.

Pada menit ke-53, aksi Pique membuat namanya masuk dalam papan skor. Diservis oleh Xavi via crossing-nya, sang bek melanjutkan bola untuk diarahkannya ke gawang lawan. 3-0 buat Barca.

Shakhtar sempat mencuri gol. Enam menit kemudian, Rakitskiy memperkecil ketinggalan berkat aksinya. Diawali dari aksi Darijo Srna yang memberikan assist, Rakitskiy menuntaskan dengan sempurna tanpa bisa dihalau Victor Valdes.

Bukannya bersemangat setelah menodai gawang Valdes, gawang Shakhtar malah kembali kebobolan untuk kali keempat. Seydou keita, menyongsong umpan yang diberikan Lionel Messi, sukses menggetarkan gawang yang dikawal Andriy Pyatov.

Shakhtar kian merana ketika Xavi melengkapi pesta gol pasukan Pep Guardiola. Dengan mudah saja, si pengatur serangan itu menyontek bola hasil kiriman Dani Alves. Sampai pluit panjang berbunyi, skor 5-1 membekas.

Justin Bieber Latihan Bersama Barcelona


Penyanyi remaja ini terlibat dalam permainan sepakbola mini bersama sejumlah pemain Barca.

Penyanyi muda sensasional Justin Bieber mengikuti latihan Barcelona, dan menikmati momen bermain bersama sejumlah pemain Blaugrana.

Dilansir laman resmi klub, Bieber sedang melakukan tur ke Palau Sant Jordi. Pagelaran konser Bieber bertepatan dengan duel Barcelona versus Shakhtar Donetsk. Bieber hadir di sesi latihan Barcelona hari ini, setelah mengaku sebagai fans klub Catalan itu.

Penyanyi berusia 17 tahun itu kemudian masuk ke dalam lapangan dengan menggunakan jersey kedua Barcelona. Bieber terlihat menendang bola, dan mengikuti pertandingan sepakbola mini bersama sejumlah pemain.

Dalam permainan itu, Bieber bergabung dengan Thiago dan Benja. Sedangkan teman Bieber berada satu tim dengan Bojan dan Fontas. Pertandingan ini berakhir dengan imbang. Bieber memperlihatkan skill mengolah si kulit bundar, dan sepertinya mempunyai spesialisasi tendangan kaki kiri.

DATA & FAKTA: Barcelona Samai Rekor Kemenangan Di Eropa


Kemenangan 5-1 atas Shakhtar Donetsk membuat Barcelona menyamai rekor kemenangan mereka sebelumnya di kandang sendiri di kompetisi Eropa.

Kemenangan 5-1 atas Shakhtar Donetsk dinihari tadi merupakan kemenangan kesembilan Barcelona secara beruntun di kandang sendiri, catatan rekor yang pernah dua kali mereka ukir sebelumnya.

Kekalahan terakhir Barcelona di Nou Camp terjadi pada 20 Oktober 2009, saat ditekuk Rubin Kazan 2-1. Sejak itu, Barcelona belum lagi terkalahkan.

Ada pun sembilan korban yang menjadi keganasan Barcelona adalah Inter Milan (dua kali kalah, 2-0 dan 1-0), Arsenal (juga dua kali kalah, 4-1 dan 3-1), Stuttgart (4-0), Panathinaikos (5-1), Copenhagen (2-0), Rubin Kazan (2-0) dan Shakhtar Donetsk (5-1).

Rekor semacam ini pernah dicatat Barcelona di kompetisi Eropa antara Desember 1977 dan November 1979 di kompetisi Piala UEFA dan Piala Winners, juga antara Maret 1993 dan November 1994 di Liga Champions.

Edwin Van Der Sar Tak Pikirkan Barcelona Atau Real Madrid


Kiper Edwin van der Sar lebih fokus pada dua laga ke depan melawan Fulham dan Chelsea.

Manchester United difavoritkan melangkah ke semi-final Liga Champions setelah meraih kemenangan 1-0 atas Chelsea di laga pertama babak perempat-final. Kemenangan itu sangat berarti karena diraih United di kandang lawan di Stamford Bridge. 

Selanjutnya, the Red Devils bertindak sebagai tuan rumah pada laga kedua di Old Trafford, Rabu (13/4). United diyakini bakal lolos ke final untuk bertemua salah satu dari raksasa Spanyol, Barcelona atau Real Madrid. Namun kiper Edwin van der Sar tak ingin melangkah lebih jauh. 

Menurutnya, United fokus pada laga kedua melawan Chelsea. Kiper veteran asal Belanda ini juga tak memikirkan laga semi-final yang mungkin mempertemukan dengan juara bertahan Inter Milan atau Schalke. 

"Kami tidak memikirkan Real Madrid atau Barcelona. Kami hanya memikirkan Fulham pada laga Sabtu. Pertandingan itu sudah di depan mata. Selanjutnya, kami bertemu kembali dengan Chelsea. Hanya itu yang kami pikirkan," kata Van der Sar. 

Van der Sar sempat diperkirakan mengalami cedera saat menghadapi Chelsea. Bahkan manajer Sir Alex Ferguson sampai dua kali memerintahkan kiper cadangan Tomasz Kuszczak untuk melakukan pemanasan. Namun, dirinya mampu menyelesaikan pertandingan sampai akhir. 

"Saya tak melakukan latihan intensif selama beberapa pekan terakhir. Akibatnya, saya mungkin kelelahan," jawabnya. 

Inilah Nominasi Terbaik PFA Liga Primer Inggris!


Tujuh pemain bersaing menjadi yang terbaik untuk setiap nominasi dalam penghargaan asosiasi pesepakbola profesional, PFA.

Asosisasi pesepakbola profesional (PFA) telah melansir daftar calon pemain muda dan pemain terbaik Liga Primer Inggris musim 2010/11.

Dua pemain, Gareth Bale dan Samir Nasri, mengisi kedua daftar nominasi tersebut. Setiap daftar nominasi berisi tujuh nama pemain yang akan dipilih para pemain sepakbola profesional se-Inggris. Bale dan Nasri mengulangi pencapaian Andy Gray yang mengisi dua daftar nominasi sekaligus pada 1977 serta Cristiano Ronaldo pada 2007 lalu.

Untuk nominasi pemain terbaik, selain Bale terdapat pula rekan satu timnya di Tottenham Hotspur, Rafael van der Vaart. Setelah Nasri, ada pula nama penyerang andalan Manchester City, Carlos Tevez; bek Manchester United, Nemanja Vidic; gelandang West Ham United Scott Parker; serta pemain yang melejit bersama Blackpool musim ini, Charlie Adam.

Sementara, di daftar nominasi pemain muda terbaik, Bale dan Nasri akan bersaing dengan kiper Manchester City, Joe Hart; sayap Everton, Seamus Coleman; dua pemain Manchester United, Nani dan Javier Hernandez. Satu nama tersisa adalah rekan Nasri di Arsenal, Jack Wilshere.

Wayne Rooney meraih penghargaan pemain terbaik PFA musim lalu, sedangkan James Milner menjadi pemain muda terbaik.